Jumat, Desember 12, 2008

Akhirnya semuanya terlewati


Halo teman-teman semua...pa kabar? Hampir 2 bulan lamanya kami "menghilang"! Bukan salah ibunda mengandung, tapi salahkan penyakit cacar air yang sudah mengganggu kami! Hehehehe....gak ding!

Alhamdulilah, setelah lama mama ga nge-net lagi rasanya untuk memulai beraaaat......banget! Mama jadi senang tidur sore, ikutan tidur karena ngeloni AliyaHasna bobo'. Padahal biasanya setelah anak-anak tidur, mama langsung buka laptop memulai "gerilya"! Beberapa bulan ini, jangankan mau gerilya, mau bangun untuk nge-net aja udah ga sanggup! Teleeeeer......

Akhirnya malam ini mama tekati-harus segera buka lap top! hehehehe.....sayang kalo mama tidak segera menuliskan pengalaman mama ini!

Nah,sekedar ingin berbagi, mama ceritakan pengalaman mama merawat AliyaHasna selama mereka bergantian sakit. Semoga ada yang bisa mengambil hikmah dari pengalaman kami ini....


LIBURAN

Awal cerita sebenarnya dari liburan lebaran yang panjang kemarin. Awal perjalananPekanbaru (rumah eyang akung dan uti) sebenarnya lancar-lancar saja. Aliya dan Hasna bisa menikmati perjalanan dari Jogja ke pekanbaru. Meski harus transit 2 jam di Cengkarengpun, Hasna samasekali tidak rewel. Tidak seperti yang mama khawatirkan.

Tetapi mama lupa tidak menyiapkan mental Hasna untuk bertemu dengan keluarga besar disana! Asal tau aja, Hasna tidak mudah dekat dengan "orang asing". Bisa dibayangkan, begitu bertemu keluarga besar Hasna seperti anak ketakutan. Dampaknya, dia sama sekali tidak bisa lepas dari mama! Kemana-mana nempeeeeel.....tanpa bisa mama tinggal walau hanya 1 menit!. Dari sini jelas membuat mama maupun Hasna kelelahan. Mama lelah karena harus mengurus Hasna sendirian (dengan papa pun dia juga tidak mau), sementara Hasna stres karena lingkungan barunya.

Mama juga kurang memperhatikan lagi gizi anak-anak. Makan juga tidak sesuai jadwal biasanya, maklumlah kami sering bepergian. Belum lagi karena perjalanan yang memebuat anak-anak makan seadanya. Kondisi ini-yang tanpa kami sadari- telah membuat kesehatan anak-anak mulai drop.


MULAI SAKIT...

Setelah tiba kembali di Jogja, mama juga tidak langsung bisa istirahat. Perhitungan mama,si Mbak-mbak sudah selesai "masa cuti". Tapi apa dikata, mereka "molor" hingga beberapa hari! Sebel banget kan???

Untung si Mbak yang mengasuh Hasna datang tepat 1 hari sblm Mama dan Papa harus kembali ke kantor. Yang satu? Masih "molor" dengan alasan bla-bla.....mau marah tapi kok masih butuh. Yaaah....daripada mencari lagi yang baru? Sekarang susah kan cari pembantu???

Akhirnya mama kembali ke kantor,papa ke padang dan Aliya kembali sekolah. Kembali ke rutinitas...

Karena tidak sempat istirahat,kondisi mama mulai drop. Hingga akhirnya mama mulai demam tinggi dan keluar bintik2. Taataaaaaa.....,inilah CACAR AIR!!! Penyakit yang sama sekali ga keren tapi bikin repot! Hari gini kena cacar?? di umur segini? Jelas mama panik,umur segini kena cacar pasti akan meninggalkan bekas yang ga gampang hilang kan?

Belum lagi urusan anak-anak! AliyaHasna belum pernah terkena. Bagaimana Hasna? Dia kan masih ASI? Ga mungkin kan mama menyusui dengan kondisi badan penuh cacar (maaf...)? Mama pusiiiiing......

Akhirnya begitu mama tau kena cacar air, mama mengasingkan diri dikamar. Tidak keluar samasekali kecuali ke kamar mandi. Hasna? dengan sangat sedih terpaksa tidur dengan si Mbak. Mama masih ingat dengan kondisi Asi yang mulai penuh, mama dengar Hasna semalam menangis minta ASI! Mama hanya bisa menangis.....Ya Allah, harus bagaimana lagi?

Ada kejadian yang membuat mama seakan teriris-iris (ceileee......eh,tapi betul loh!)! Waktu itu Aliya memberikan secarik kertas,katanya "surat untuk mama". Isinya : gambar mama dan aliya bertuliskan "Aliya sayang mama". Simple tapi membuat mama tambah sedih karena kangen!

Anak-anak jika ingin melihat mama, hanya mengintip lewat pintu dan saling melempar "kiss bye"! Hehehe......sedih juga lihat anak hanya lewat intipan itu!

Akhirnya setelah 1 minggu mengasingkan diri, mama ga tahan lagi. Mama pikir karena cacar sudah kering dan mengelupas, mama langsung menyusui Hasna. Reaksi Hasna waktu mama tanya,"Hasna nenen yaa...??" sungguh membuat mama terharu! Dia seneng sekali sambil guling-guling! hehehe.....

Tapi apa dikata, karena 1 minggu berhenti menyusui, ASI mama kering! Ya Allah,cobaan apa lagi ini? Meskipun Hasna kuat menyusunya, sang ASI tetap tidak mau keluar......untung Hasna tidak senewen. Mama ganti dengan sufor dia mau. Alhamdulilah, meski kalo malam Hasna belum bisa tidur nyenyak karena masih terbiasa bangun untuk minta asi.

Sekitar 1 minggu setelah mama sembuh, kuranglebih 2 minggu dari awal mama kena cacar, ALiyaHasna mulai menunjukkan gejal tertular. Meski masih sangat awal, tapi mama paham sekali ini bukan biang keringat tapi Cacar!! Anehnya??? AliyaHasna sama sekali tidak demam. Mungkin sewaktu mama sakit, anak-anak langsung mama beri suplemen untuk meningkatkan daya tahan tubuhnya. Alhasil, AliyaHasna tidak demam dan cepat sekali pulih tanpa bekas!


Kali ini, mama harus turun sendiri untuk merawat anak-anak. Mulai dari memandikan hingga memberi salep. Mama ga ingin si Mbak-mbak itu akan tertular. Kasihan kan?

Alhamdulilah, Aliya dan Hasna sembuh kurang dari waktu 1 minggu. Mungkin kondisi badan sedang prima ya. Yang sering mama sesalkan. Tau kalo anak-anak ternyata lebih kuat, kemarin mama biarkan aja mereka tertular. Toh, mereka sembuh lebih cepat dan tidak meninggalkan bekas. Udah tertular, ASI mama kering lagi! Huuuuuuuu.......

Yah, mungkin ada hikmah ya dibalik semua ini. InsyaAllah.

HASNA TERKENA "FLEK"

Setelah anak-anak sembuh dari cacar, mama sempat "bernapas" sebentar. Senang melihat anak-anak sehat kembali. Tapi ternyata Hasna mulai drop kembali. Mulai batpil. Biasalah-mama pikir gitu. Kondisi batpil ini terus berlangsung hingga 10 hari hingga obat yang diberikan dokter habis. Hasna mulai "GTM" (gerakan tutup mulut!) alias mogok makan! Sama sekali tidak mau menyentuh makanannya. Badannya mulai kurus kering.

Akhirnya dokter memutuskan untuk tes laboratorium dan tes "mantoux". Dari hasil tes tersebut, Hasna positif terkena flex. Meski paru-parunya bersih, tapi di kelenjar banyak terdapat lendir. Yaaah, rasanya mama lemes. Kasihan kamu nak?

Sekarang alhamdulilah Hasna sudah lebih baik. Makan juga lebih gampang, berat badan sudah naik. Bahkan dokter juga sempat heran, baru 2 minggu sudah naik 1/2 kg dari target awal 1 ons /minggu. Alhamdulilah......pelan-pelan semoga tambah baik ya nak?

BEBERAPA TIPS

O ya, mama ingin membagi beberapa "tips" pengalaman mama merawat Aliya dan Hasna selama mereka terkena Cacar. Mama dapat juga dari beberapa teman, siapa tau bermanfaat yaaa ... Ini Nih:
1. Tetap mandikan anak 2x sehari sewaktu mereka terkena cacar. Meski sakit, badan akan penuh dengan bakteri jika tidak dibersihkan.
2. Mandikan atau berendam dengan "havermut" yang sudah direndam dengan air hangat suam-suam kuku. Setelah selesai mandi, jangan di bersihkan, alias tetap biarkan kering dengan sendirinya. Kalo takut masuk angin cukup tepuk-tepuk badannya dengan handuk untuk menyerap air. Karena havermut yang menempel di badan akan mempercepat pengeringan cacar.
3. Jika badan gatal bisa campurkan air havermut tadi dengan rebusan daun sirih untuk mengurangi gatal.
4. Beri suplemen vitamin C dan makanan bergizi untuk menambah stamina tubuh anak.
5.Gunakan pakian yang longgar dan nyaman.
6. Perbanyak minum air putih dan jus buah.

Obat dan salep yang diberikan dokter sebenarnya hanya untuk mempercepat proses penyembuhan. Karena cacar akan sembuh dengan sendirinya,lamanya tergantung dari kondisi tubuh anak.Semakin sehat kondisi tubuh, akan semakin cepat proses penyembuhan. Mama baru sembuh setelah 2 minggu (karena kondisi mama yang sedang drop), tapi aliyahasna sembuh kurang dari 1 minggu (5 hari).

Ga lupa, mau numpang nampang,kondisi aliyahasna setelah sembuh dari cacar..

Seperti ga pernah kena cacar aja kan?

Oke deh, semoga tips ini bermanfaat ya....


Jumat, September 05, 2008

Tags dan Puisi

PUISI

Mbak Netty Maaaaf......baru sempet dikerjain pe-ernya nih! Makasih banget udah ingat daku untuk puisi ini......

We need friends for many reasons,
all throughout the season.


We need friends to comfort us
when we are sad,
and to have fun with us when we are glad.


We need friends to give us good advice,


We need someone we can count on,
and treat us nice.


We need friends to remember us
one we have passed
sharing memories that will always last.

Spread the poem of friendship.
1. Siraj 2. Asmus~Ark 3. Andiana 4. Indah 5. Nia 6. Netty 7. Novy. 8. You the next..

Duuuh....sekarang mau mama lanjutkan ke siapa yaaa???
1. Mommy Farah 2. Mbak Indah-mama T2 3. Bunda Keke n Nai

silakan diambil.....

TAGS

Aliya dapat TAGS dari Mama Tasya n Tania dan Mama Keke n Nai. Makasiiih yaaa....Aliya biar tambah semangat belajar puasanya......


antownholic.blogspot.com, dee-adp.blogspot.com, pencakarlangit.blogspot.com, questionquince.blogspot.com,dessycherryponie.blogspot.com, berlia.blogspot.com,nazifnaseri.blogspot.com ,veraproject.blogspot.com,indahrusianah.blogspot.com,talithasya.blogspot.com, ke2naischool.blogspot.com, aliyahasna.blogspot.com

Mau mama berikan lagi ke teman-teman yang lain. Tapi kok kayaknya udah beredar dimana-mana yaa...

Semoga puasanya teman-teman makin semangaaat!!!.....

Senin, September 01, 2008

Disinilah awal mula Hasna....


Setiap mama memandang Hasna,mama pasti teringat kenangan bagaimana dia hadir diantara kami. Kami tidak pernah menyangka,dia hadir disaat yang sangat tidak kami duga. Allah memang Maha Pemurah dan Maha Mengetahui.

Kami sebagai orang tua hanya bisa memohon pada Allah,agar Aliya bisa memiliki adik. Dia sudah sering meminta,*ma, aku pengen punya adik yang cantik (maksudnya cewek)*....Aliya pun sering mama minta ikut berdoa setelah mama sholat. Mama yang berdoa,Aliya yang meng-amini! hehehe

Kami sudah berusaha,tapi setelah sekian tahun kehadirannya tidak kunjung tiba. Kami pun pasrah,mungkin Allah hanya memberikan Aliya untuk kami. Hal yang sudah sangat kami syukuri.

Akhirnya, mama dan papa memutuskan untuk berangkat haji. alhamdulilah,kebetulan rejeki ada. Dan tanpa kami tunda,kami pun langsung mendaftarkan diri. Proses untuk bisa berangkat menunaikan ibadah haji pun tidak semudah yang kami bayangkan. Kami terancam tidak bisa berangkat karena kuota yang tidak mencukupi. Kami bisa berangkat jika memang ada jamaah lain yang mengundurkan diri. Hal yang rasanya tidak mungkin. Kami pun pasrah....tertunda lagi...

Dalam masa penantian tentang keputusan kuota itu,mama tak putus-putus berdoa memohon pada Allah....* Ya Allah,jika Engkau menghendaki kami tidak jadi berangkat haji tahun ini,hamba memohon agar diberi momongan seperti Engkau menghadirkan Aliya diantara kami....*

Mmm....mungkin doa itu ga pantas ya? Mama seperti anak kecil yang minta ganti karena permintaan pertama ga dikabulkan! tapi SUBHANALLAH.....mama kemudian mendapat kabar bahwa kami bisa masuk kuota,artinya kami bisa berangkat haji tahun ini!! Alhamdulillah.....!!!

Mama pun berpikir,*berarti Allah mengabulkan permintaan yang pertama,BERANGKAT HAJI! Trus permintaan kedua?? Gampang, minta aja langsung di Mekkah! hehehe......*

Singkat cerita,mama dan papa pun berangkat ke Mekkah tanggal 9 Desember 2006. Kami pun sangat menikmati ibadah ini. Banyak cobaan yang harus kami hadapi, semisal pemondokan yang jauh ( 2 km ) dari masjid, udara yang kering dan dingin dan yang paling berat adalah tertahannya pasokan makanan di Arafah. Kondisi ini yang membuat banyak jamaah haji yang sakit karena berhari-hari tidak makan. Alhamdulilah,meskipun begitu kami masih bisa makan buah-buahan dan roti sebagai pengganti nasi.Sampai pada waktu mabit (bermalam) di Muzdalifah, mama mulai mual-mual. Mama hanya berpikir * ini pasti masuk angin karena udah 2 hari tidak makan...*
Tapi anehnya kondisi tersebut,tidak kunjung membaik setelah kami tiba kembali di Mekkah. Mama malah makin ambruk, flu berat dan mual muntah. Nah, teman mama mulai curiga. "Hamil yaa???"

"whuuaaatt???!! hamil??" Mana mungkin?"

Tapi setelah mama hitung-hitung,kami mulai curiga. Berarti kalo betul mama hamil,waktu berangkat dari Indonesia,mama sudah hamil. Kok bisa lolos? Belum bisa terdeteksi kali ya. Hanya Allah yang tahu...

Betul juga, setelah kami chek hasilnya membuat mama hampir pingsan!! Kaki gemetar dan pandangan seakan kabur karena saking ga percayanya!!! SUBHANALLAH.......mama menangis sejadi-jadinya! Allah Maha Pemurah! Kami hanya minta satu : Haji atau Anak, tapi Allah malah mengabulkan dua-duanya!!!

Mama dan papa pun langsung menuju Kabah. Biasanya kalo hamil awal seperti ini, pasti mama akan menjaga untuk tidak telalu capek. Untuk kali ini tidak,jarak 2 km seakan sangat dekat! InsyaAllah,bayi dalam perut mama, adalah anak yang kuat. Dibawa thawaf berkali-kali, kelaparan dll dia tetap kuat!! Di Kabah pun kami puas-puaskan bersujud di hadapanMu ya Allah. Kami merasa sangat keciiiilll......baru dicoba sedikiiit aja yaitu teancam tidak bisa Haji sudah mengeluh dan minta ganti! hiks hiks.....mama maluuu.....maafkan hambaMu ini...

Terima kasih Ya Allah,Engkau begitu sayangnya pada kami yang sangat kecil ini....

Dan inilah foto pertama Hasna,begitu kami sampai di Indonesia. Foto USG bayi kami,sewaktu berumur 10 minggu.... Kehamilan ini berjalan lancar. Mama malah jadi lebih "perkasa" karena masih nyetir sampai kehamilan 9 bulan, dan masih kerja sampai 1 hari sebelum kelahiran Hasna! Capeek deeh...

Bayi kami pun lahir,AHAD 26 AGUSTUS 2007 jam 13.30 dengan berat 3,2 kg panjang 49 cm. Rincian yang lain mama dah ga perhatikan karena saking leganya! Meskipun papa ga bisa melihat proses kelahirannya ( masih tertahan di Bandara Batam, hiks!), mama bersyukur bayi kami sehat.

Tentang nama, mama sudah janji, untuk anak kedua biar papa yang menyiapkan. Akhirnya Bismillah kami putuskan namanya : Aathiya Hasna Makkiya Anzani.
Artinya :* Aathiya : pemberian
*Hasna : cantik
*Makkiya : sama dengan Makkiyah (yang turun di mekkah)
*Anzani : singkatan nama mama dan papa (silakan tebak deh...hehehe)

Kurang lebih artinya : Pemberian untuk mama dan papa, yang diberikan di Mekkah, semoga menjadi anak yang sholehah,cantik paras,bahasa,dan budi pekertinya. amiin.....

Ini foto Hasna beberapa jam setelah lahir:


Selamat Ulang Tahun anakku.....Mama dan Papa selalu berdoa yang terbaik untuk kamu. Semoga kelak kamu menjadi anak yang sholehah dan berbakti pada orang tua. Berilmu yang bermanfaat bagi sesama dan jadi kebanggaan keluarga. amiin....


Postingan ini sudah lama mama siapkan dan berulang kali mama edit. Setiap mama edit, mama pasti menangis. Bukan tangisan sedih tapi tangisan bahagia....